Postingan

Pengawasan pengendalian mutu

 pengawasan mutu adalah proses pengecekan untuk memastikan produk atau jasa sesuai standar. pengendalian mutu adalah Upaya untuk mempertahankan dan meningkatkan mutu.  Tujuan dan manfaat pengendalian mutu a. Menjamin produk sesuai standar b. meningkatkan kualitas produk c. memaksimalkan kualitas produk d. meningkatkan kepuasan pelanggan e. mengurangi cacat produksi proses pengawasan dan pengendalian dilakukan beberapa cara sebagai berikut: 1.pengawasan bahan baku misalnya untuk pembuatan gula aren, gula kristal, dan gula pasir 2.pengawasan pada saat proses produksi misalnya pada saat proses pembuatan roti dikaitkan dengan sanitasi, karena sanitasi atau pembersihan sangat penting.  3.pengujian produk bisa dilakukan seperti kandungan kimia, dari bentuknya,tekstur.

sanitasi dan pengolahan limbah industri

 1.Sanitasi      sanitasi adalah upaya menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan, dengan tujuan untuk mencegah penyakit serta mendukung produktivitas pekerja.  tujuan sanitasi adalah sebagai berikut: a. mencegah pencemaran lingkungan kerja b. mengurangi resiko kontaminasi silang c. menjaga kesehatan pekerja 2.limbah industri      limbah industri adalah sisa hasil dari proses produksi atau bisa disebutkan juga dengan sampah yang dapat didaur ulang.  Jenis-jenis limbah industri sebagai berikut: a. limbah cair     contohnya proses pencucian, dan pendinginan b. limbah padat     contohnya sisa kemasan baku, kemasan c. limbah gas atau emisi d. limbah B3 (bahan berbahaya dan beracun) contohnya minyak, logam berat, dan bahan kimia. 

sistem budidaya tanaman

 budidaya tanaman adalah suatu kegiatan untuk menanam tanaman untuk mendapatkan hasil yang optimal.  tujuan budidaya tanaman sebagai berikut: 1.untuk memenuhi kebutuhan pangan, sandang, dan papan.  2.untuk meningkatkan pendapatan petani 3.untuk melestarikan lingkungan Jenis-jenis budidaya tanaman a. hidroponik      hidroponik adalah menanam tanaman tanpa adanya tanah atau hanya menggunakan air untuk tanaman tetap bernutrisi.  b. organik       organik tanpa menggunakan bahan kimia seperti pestisida atau pupuk buatan adapun Faktor-faktor yang mempengaruhi budidaya tanaman a. iklim dan cuaca  b. jenis tanah c. teknik budidaya     

teknologi pengolahan buah dan sayur

  manfaat pengolahan buah dan sayur a. memperpanjang masa simpan b. mencegah kontaminasi c. memudahkan penyimpanan dan transportasi d. menghasilkan produk inovatif dengan kandungan gizi dan cita rasa yang baik perbedaan buah dan sayur a. segi botani dengan perkawinan jangan dengan betina yang akan berbentuk zigot dan terjadi bakal buah atau pembuahan b. segi kuliner  sayur bisa dikatakan sebagai sayur juga buah. contohnya nangka  perbedaan buah klimaterik dan non klimaterik a. buah klimaterik adalah buah yang memiliki kenaikan laju respirasi ke tingkat yang paling tinggi sebelum pemasakan atau akan dapat matang setelah dipanen  contohnya buah klimaterik : mangga, pepaya, pisang, alpukat, melon.  b. buah non klimaterik adalah buah yang dipanen ketika sudah tua optimal contohnya buah non klimaterik: nanas, stroberi, jeruk, apel, salak, dan Belimbing.  pengolahan buah dan sayur: 1.pencucian     cuci buah dan sayur dengan air bersih yang mengalir...

kesimpulan teknologi buah dan sayur

teknologi buah dan sayur memiliki 3 sifat 1.mudah rusak 2.hasil melimpah 3.harga menurun adapun fungsi pengemasan teknologi yaitu 1.melindungi produk pangan 2.sebagai efisiensi 3.identitas produk 4.menaikan harga jual perbedaan buah dan sayur ada dua a. Botani atau perkawinan jangan dengan betina b. sebagai kuliner sayur merupakan bagian tanaman yang dimakan bukan sebagai makan pencuci mulut. jenis sayuran berdasarkan morfologinya 1.sayuran daun, contohnya sawi, kangkung, dan bayam 2.sayuran batang, contohnya rebung, Asparagus, dan kailan 3.sayuran akar, contohnya wortel dan lobak 4.sayuran bunga, contohnya brokoli, bunga kol, dan bunga turi 5.sayuran buah, contohnya tomat, lombok, terong, dan labu siam 6.sayuran biji, contohnya kacang polong, kacang merah, dan petai 7.sayuran umbi, contohnya kentang, bawang merah, bawang putih, dan lobak.

kesimpulan teknologi pengolahan hasil ternak

Ternak terdiri dari ternak besar dan ternak kecil. ternak besar seperti sapi, kerbau, kuda, kambing, unta dan gajah. sedangkan ternak kecil seperti ayam, itik, Manila, dan burung.   semua ternak menghasilkan daging, telur, dan susu. produk hasil peternakan dan perikanan sangat erat kaitannya dengan kehidupan manusia. contohnya sebagai bahan pangan, sebagai bahan sandang dan alat transportasi.  pengolahan hasil ternak sebagai berikut: a. pengasapan b. pengeringan c. pengalengan d. pemanggangan e. fermentasi f. pembekuan

kesimpulan teknologi pengemasan hasil pertanian

pengemasan diartikan sebagai pembungkus atau pelindung dari suatu bahan sehingga tidak terkontaminasi dengan mikroorganisme.  macam-macam berdasarkan pemakaiannya sbb: 1.kemasan sekali pakai (disposable) kemasan ini setelah dipakai langsung dibuang. contohnya pembungkus plastik es, bungkus permen, karton dus, dan makanan kaleng. 2.kemasan yang dapat dipakai berulang kali (multi trip) contohnya botol kecap dan bir 3.kemasan yang tidak dibuang (semi disposable) contohnya kaleng biskuit dan kaleng susu.   struktur sistem kemasan berdasarkan letak atau kedudukan suatu bahan kemas dalam sistem kemasan secara keseluruhan 1.kemasan primer kemasan primer yang langsung mewadahi suatu bahan pangan. contohnya kaleng susu, botol minuman, dan bungkus tempe 2.kemasan Sekunder fungsinya untuk melindungi kelompok kemasan lainnya seperti kotak karton untuk wadah kaleng susu dan kotak kayu untuk wadah buah-buahan. 3.kemasan tersier dan kuartener apabila masih membutuhkan kemasan di...